MOCHAMMAD ROFIQ's Blog


Kandungan Jamur Tiram
15 Desember 2009, 01:11
Filed under: Uncategorized


Kandungan gizi

Jamur mempunyai kandungan gizi cukup baik. Komposisi kimia yang terkandung tergantung jenis dan tempat tumbuhnya.

Dari hasil penelitian, rata-rata jamur mengandung :

jamur tiram putih

  • 19-35 persen protein yang lebih tinggi dibanding beras (7,38 persen) dan gandum (13,2 persen),
  • 9 jenis Asam amino esensial dari 20 asam amino yang dikenal.
  • 72 persen lemaknya tidak jenuh,
  • mengandung berbagai jenis vitamin, antara lain B1 (thiamine), B2 (riboflavine), niasin dan biotin.
  • berbagai jenis mineral, antara lain K, P, Ca, Na, Mg, dan Cu.
    • Kandungan serat mulai 7,4-24,6 persen sangat baik bagi pencernaan. Jamur mempunyai kandungan kalori yang sangat rendah sehingga cocok bagi pelaku diet.

Hasil studi di Massachusett University menyimpulkan bahwa riboflavin, asam Nicotinat, Pantothenat, dan biotin (Vitamin B) masih terpelihara dengan baik meskipun jamur telah dimasak. Hasil penelitian dari Beta Glucan Health Center menyebutkan bahwa jamur tiram (Pleurotus ostreatus) mengandung senyawa Pleuran (di Jepang, jamur tiram disebut Hiratake sebagai jamur obat), mengandung protein (19-30 persen), karbohidrat (50-60 persen), asam amino, vit B1 (thiamin), B2 (riboflavin), B3 (Niacin), B5 (asam panthotenat), B7 (biotin), Vit C dan mineral Calsium, Besi, Mg, Fosfor, K, P, S, Zn. Dapat juga sebagai antitumor, menurunkan kolesterol, dan antioksidan.

Para peneliti dari Ujagar Group (India) menyampaikan, bahwa jamur tiram memiliki nilai nutrisi yang sangat bagus dengan alasan:

ü      100 persen sayuran dan bersih;

ü      mengandung protein tinggi dan kaya vitamin-mineral;

ü      rendah karbohidrat, lemak dan kalori;

ü      bagus untuk liver, pasien diabetes, dan menurunkan berat badan;

ü      berserat tinggi membantu pencernaan;

ü      antiviral dan antikanker;

ü      mudah memasaknya dan mudah dicerna; dan

ü      jamur tiram merupakan jamur yang paling enak rasanya dibanding jamur pangan lainnya.

Dari hasil penelitian Departemen Sain, Kementerian Industri Thailand, jamur tiram (Oyster mushroom) mempunyai kandungan:

ü      protein 5,94 persen,

ü      karbohidrat 50,59 persen,

ü      serat 1,56 persen,

ü      lemak 0,17 persen,

ü      abu 1,14 persen.

Per 100 gram jamur tiram segar, mengandung :

  • 45,65 kalori,
  • 8,9 miligram (mg) kalsium,
  • 1,9 mg besi,
  • 17,0 mg fosfor,
  • 0,15 mg vitamin B-1,
  • 0,75 mg vitamin B-2, dan
  • 12,40 mg Vitamin C.

Jamur juga mengandung folic acid yang cukup tinggi, konon mampu menyembuhkan anemia.

Sebagai perbandingan, tempe yang terbuat dari kedelai yang kaya serat dan juga sebagai sumber berbagai nutrien seperti calsium, Vitamin B, dan besi, mempunyai kandungan sebagai berikut: kalori 204, protein 17 gram, lemak 8 gram, karbohidrat 15 gram, calium 80 mg, Fe (Besi) 2 mg, dan Zn 0,2 mg.

Bisa dibandingkan dengan daging ayam yang kandungan proteinnya 18,2 gram, lemaknya 25,0 gram, namun karbohidratnya 0,0 gram dan Vitamin C-nya juga 0,0 gram. Maka, kandungan gizi jamur masih lebih komplet sehingga tidak salah apabila dikatakan jamur merupakan bahan pangan masa depan.
Antikolesterol

Disebutkan bahwa para peneliti penyakit kanker menyarankan bahwa sebaiknya manusia mengonsumsi daging merah tidak lebih dari tiga ons per hari atau kurang dari itu. Daging tersebut adalah daging sapi, kerbau, kambing, dan babi yang dapat menyebabkan risiko lebih tinggi sebagai penyebab kanker usus, dan juga kemungkinan payudara, prostat, pankreas, perut, dan kanker ginjal. Kecil kemungkinan terkena kanker apabila mengonsumsi ayam dan ikan, dan untuk beberapa kasus malahan dapat melawan kanker. Sehubungan dengan hal itu, untuk yang senang mengkonsumsi burger disarankan untuk diselang-seling dengan ayam, seafood, sayuran, dan jamur (Anonympus, 1999).

Saat ini beberapa jamur digunakan sebagai obat untuk melawan kolesterol, kanker, dan AIDS. Senyawa aktif jamur yang terkandung dikabarkan dapat sebagai antijamur, antibakteri, dan antivirus dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan dapat membunuh serangga dan nematoda. Pada tahun 1960, para peneliti berhasil menemukan pengaruh beberapa jamur sebagai antitumor. Komponen aktif yang dimaksud adalah polysaccharida, dan khususnya adalah Beta – D – Glucans. Sebagai standardisasi produk dari jamur tiram (Plurotus ostreatus dan P. eryngii) disebut Plovastin yang dipasaran sebagai suplemen penurun kolesterol. Komponen aktif dari Plovastin adalah statin, secara baik menghambat metabolisme kolesterol di dalam tubuh manusia (Itzkovich, 2001).

Hasil dari penelitian Bobek (1999) dari Research Institute of Nutrition Bratislava tentang “Natural products with hypolipemic and anti oxidant effect”. Telah dilakukan studi pada sebuah grup dengan 57 laki-laki: perempuan = 1:1, usia setengah umur, dengan kasus hyperlipoproteinemia. Selama satu bulan mereka mengonsumsi 10 gram jamur tiram secara teratur. Kesimpulan, secara statistik sangat menjanjikan, yakni kolesterol dan serum turun 12,6 persen dan triglycerol turun 27,2 persen. Jamur tiram juga mempunyai efek antioksidan dengan turunnya hasil peroksidasi di dalam eritrosit.

Beta-1,3/1-6-Glucan secara alami berasal dari polysaccharida yang secara intensif dipelajari sejak tahun 1950 sebagai antitumor dan perangkat immunostimulating (pemicu kekebalan). Pleuran adalah Beta- 1,3/1-6-Glucan diisolasi dari jamur tiram yang mempunyai kandungan polysaccharida tinggi, biasa digunakan untuk cream, salep, suspensi, dan bedak untuk perawatan wajah di dunia oleh peneliti dan perusahaan kosmetik untuk formulasinya (Contoh; Estee Lauder dan Clinique). Konsentrasi 0,5-2,00 persen. Perawatan wajah ini berguna untuk mengikat air, melembabkan kulit dan anti-inflamasi. Percobaan pada 121 pasien berjerawat kronis, diberikan setiap hari selama 21 hari, hasilnya 73,5 persen kondisinya membaik, 18,2 persen sembuh total (Kuniak et al, 1995. Faculty of Pharmacy and STV, Batislava, Slovak Republic in Beta Glucan Health Center, http://www.glucan.com/therapy 2002). Sumber: Kompas, Jum’at 30 Agutus 2002

Tentang KINOKO FARM

“KINOKO FARM” adalah sebuah usaha yang fokus di bidang produksi dan distribusi Jamur Tiram (Pleurotus florida dan Pleurotus ostreatus). Usaha ini didirikan pada tanggal 11 Februari 2009, oleh Mochammad Rofiq dan Ariesaldy Putra, Mahasiswa Pertanian UniBraw Malang, dengan latar belakang hobi dan keinginan yang kuat untuk menjadi entrpreuneur muslim muda. Awal mula berdiri, usaha ini bernama “Nitro Farm” kemudian awal Juni 2009 usaha ini berubah nama menjadi “Kinoko Farm”. Ber-slogan “Dengan UKHUWAH, kami bangun jaringan & memberikan pelayanan yang terbaik” diharapkan usaha ini nantinya dapat memperkuat UKHUWAH keislaman antar sesama umat muslim dengan jaringan yang luas serta dapat bermanfaat bagi semua khalayak, khususnya umat muslim.

Keunggulan dari KINOKO FARM sendiri, yaitu :

1. jamur yang diproduksi adalah varietas yang baik

2.  jamur yang didistribusikan adalah jamur segar baru panen

3. memberikan pelayanan order by SMS yang memudahkan konsumen dalam hal pemesanan.

Untuk info pemesanan dan bagi yang ingin menjadi agen kami, hub. :

Moch.Rofiq  0856 4677 6599 (Malang)

Ariesaldy P. 0852 3486 0087 (Sidoarjo)

Semoga kami bemanfaat untuk Anda fid-dunya wal aakhirat. Salam Ukhuwah All the time.

Wassalammu’alaykum Wr.Wb.

Iklan


Hello world!
9 Desember 2009, 03:31
Filed under: Uncategorized

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!